Ketua LPPM UMGO Beserta Pimpinan Melakukan Monitoring Evaluasi KKD Angkatan XVII

UMGO Membangun Citra – Ketua LPPM UMGO beserta rombongan pimpinan, melakukan kunjungan langsung ke lokasi-lokasi tempat pelaksanaan Kuliah Kerja Dakwah (KKD) angkatan XVII tahun 2021. Hal ini dalam rangka Monitoring Evaluasi KKD angkatan XVII, yang dimulai pada hari ini Jum’at (23/04/2021) di Desa Molowahu dan Kelurahan Biyonga.

Ketua LPPM UMGO Muh. Firyal Akbar, M.Si dalam sambtuannnya Kegiatan Monitoring dan Evaluasi KKD XVII ini diawali di desa Molowahu dan Biyonga yang jumlah pesertanya 26 orang untuk Kluster Molowahu dan mereka sudah melaksanakan bebrapa program kurang lebih 2 bulan lebih sesuai dengan jadwal dan akan ditarik pada awal mei tepatnya pada tanggal 7 di bulan ramadan. Ketua LPPM UMGO berharap apa yang sudah diaksanakan oleh mahasiswa kkd nannti akan bermanfaat bagi masarakat yang ada di desa.

Rektor UMGO Prof. Dr. H. Abd. Kadim Masaong, dalam sambutannya meminta kepada mahasiswa sebagai peserta KKD untuk menyusun laporan yang baik dan benar dan menciptakan program-program yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat desa tersebut.

Rektor UMGO saat memberikan arahan kepada Mahasiswa KKD XVII yang berada dikluster Molowahu Kab.Gorontalo

“Adik-adik mahasiswa harus membuat laporan yang analisis masalahnya kuat, dan menghasilkan program-progran berupa kegiatan baik Keagamaan, Kesehatan, Lungkungan, atau Adminstrasi Desa dan dengan tolak ukur yang jelas dan mencapai target atau sasarannya,”Ucap Rektor.

Rektor juga menjelaskan, bahwa tujuan dari KKD ini adalah untuk menerapkan ilmu yang sudah didapat di bangku kuliah kepada masyarakat, selain itu mahasiswa dituntut untuk bisa mengajak masyarakat untuk gotong royong dan saling kerja sama dalam membangun desa.

“Yang paling penting itu sebenarnya dalam mengikuti KKD adalah berdakwah dengan menyampaikan program yang saya sebutkan tadi, juga harus ada nilai uangnya juga. Jadi kita data dulu kegiatan fisik itu apa saja dan non fiksi apa, lalu kita hitung volumnenya, tidak lupa juga dengan biaya yang dikeluarkan untuk tercapainya program tersebut berapa, agar kita bisa mengetahui sejauh mana bantuan kampus UMGo melalui KKD terhadap pembangunan masyarakat di desa,”Tambahnya.

Rektor UMGO meminta untuk tidak lupa menjaring calon mahasiswa baru (camaba) yang ada di Desa-desa tempat pengabdian untuk masuk ke UMGO dengan berbagai macam cara agar mereka bisa tertarik dengan kampus almamater biru tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *